Selasa, 06 Desember 2011

SURAKARTA ROCK

SOLO KOTA ROCK
 


Surakarta atau yang lebih dikenal dengan nama kota Solo juga dikenal dengan nama "Solo kota Rock" hal ini terbukti dengan munculnya band-band beraliran rock dan event rock yang berskala internasional. Band-band asal kota Solo seperti:
DOWN FOR LIFE


 Band metalcore asal kota Solo, Jawa Tengah, Down For Life tengah menggarap album kedua mereka setelah album studio perdana Simponi Kebisingan Babi Neraka (2007) yang berhasil terjual 1000 keping pada 2008. Telah diberitakan sebelumnya, album tersebut rencananya akan diberi judul Simponi II : Himne Perang Akhir Pekan.


Berbeda dengan album pertama yang berisi banyak kemarahan, di album kedua yang rencananya akan dirilis awal 2012 itu Down For Life akan menuangkan pengamatan mereka terhadap realitas. Baik itu kehidupan masyarakat Solo pada khususnya, maupun realitas global pada umumnya.


“Album pertama lebih marah dan semacam perkenalan, untuk yang sekarang lebih bijak dalam penyampaiannya,” kata vokalis Down For Life, Stephanus Adjie yang biasa dipanggil Adjie, saat kami hubungi pada Jumat, 26 Agustus 2011. “Banyak cerita tentang kehidupan kota Solo dari sudut pandang kami, juga tentang kami sendiri dan sekitar. Termasuk alam juga.”


Salah satu tema yang sempat dibocorkan oleh Adjie ialah mengenai “modernisasi yang kurang bertanggungjawab.” Down For Life akan menyuarakan ketidakpuasan mereka pada kekurangbijakan penggunaan teknologi yang menurut mereka mengubah perilaku dan karakter masyarakat.


“Seperti dalam lagu ‘Tech(no)logic.’ Itu tentang penggunaan teknologi yang kurang bijak. Itu terinspirasi dari maraknya social media,” imbuh Adjie lagi. “Social media yang seharusnya membantu kita dalam berkomunikasi, sekarang seakan malah menjadi agama baru. Social media sangat bermanfaat kalau penggunaannya bijak.”
“Tech(no)logic” adalah contoh track di mana Down For Life akan berbicara mengenai realitas global. Sedangkan beberapa lagu yang akan lebih menyentuh isu kehidupan masyarakat Solo, menurut Adjie, adalah “Village to Privillege,” “Pasukan Babi Neraka” dan “Pesta Partai Barbar.”
“’One Town One Crown’ juga representasi kota Solo secara tidak langsung,” tambahnya lagi.


Soal perubahan musikalitas, band yang terbentuk pada awal tahun 2000 itu akan bermain dalam durasi lebih lama pada setiap lagunya. Menurut Adjie, lagu terpanjang mencapai sekitar delapan menit—di mana lagu terpanjang mereka pada album pertama, “The Beginning,” hanya mencapai lima setengah menit.


Sejauh ini band yang pada 2010 silam ditinggal hengkang dua gitaris kakak beradik Imam Santoso dan Sigit Pratama itu baru merampungkan take drum di Studio Pengerat, Yogyakarta, dengan sound engineer Pak Ting (Shaggydog, Something Wrong, Captain Jack). Selanjutnya, mereka akan melanjutkan untuk merekam bagian bass di studio yang sama pada 5 September mendatang.


Down For Life adalah salah satu penampil tuan rumah pada festival musik metal terbesar di Jawa Tengah selenggaraan the ThiNK dan TECMA Advertising, Rock In Solo 2011, yang akan berlangsung pada 17 September 2011 mendatang di Alun-Alun Lor, Solo. Selain Adjie, formasi Down For Life terkini adalah Moses Rizky (gitar), Rio Baskara (gitar), Ahmad ‘Jojo’ Azhari (bass) dan Wahyu ‘Uziel’ Jayadie (drum).
Sumber : http://rollingstone.co.id/read/2011/08/28/171558/1712962/1093/down-for-life-soroti-kehidupan-kota-solo-di-album-kedua
Dengarkan lagu-lagu Down For Life disini :
Lihat video Down For Life disini :


SPIRIT OF LIFE
 Kebanggaan kami sejak tahun 2002,di awali dengan sekumpulan remaja dari SCHC&Melodic Area yang suka meniru tanpa menjiplak dari band macam SPIRIT84,AGNOSTIC FRONT,MINOR THREAT,BOLD,HATEBREED,EARTH CRISIS..sampai SLAYER.
Dan kami sudah mengalami proses yang cukup panjang untuk bertahan dan berkorban di band ini,dari susah sampe senang seperti hal nya "Roller Coaster". Karena bongkar pasang personel untuk mempertahankan band ini akhirnya di tahun 2007 kami baru bisa mengeluarkan Album pertama kami yang bertajuk "where There is life, There is Hope".
dan juga beberapa Kompilasi Album dengan Band2 macam Down For Life,Siksa Kubur,Crucial Conflict,Screaming Factor, Komunal.
Di Tahun 2010 ini kami berencana akan mengeluarkan Album ke-2 kami, yang beberapa materinya sudah ikut di Kompilasi "The Gank Is Back" dengan Band2 Macam Tendangan Badut,Made To Resist,Underdog.
SPIRIT OF LIFE bukan cuma sekedar band ataupun sepenggal kalimat semboyan, tetapi kami menganggap ini sebuah pergerakan. Pergerakan menuju hidup yang lebih baik dan dengan Spirit Of Life membuat kami selalu ber energi sekaligus memberi kami semangat juang kami untuk menghadapi kehidupan yang tidak menentu ini. STOP TALKING, START WORKING!!! HARDCORE !!
sumber :



Dengarkan lagu-lagu Sprit Of Life disini  


NEVER AGAIN
 sumber:
NOTHNG SPECIAL
www.myspace.com/nothingspecial13 
Awal Yang Tak Spesial Memutuskan bernama Nothing Special dengan harapan ingin menggapai hasil yang maksimal. “Bukan tugas kami untuk menentukan atau mengklaim kami ini ber-genre punk, hardcore atau melodic punk!” merupakan statement mereka yang menolak untuk mendefinisikan apa yang mereka mainkan. Meski sesungguhnya tipe musikal yang mereka mainkan mengarah pada term yang amat akrab sekali dengan siklus punk rock, ialah melodic punk! Menawarkan komposisi musikal yang catchy ‘yet melodic. Sempat merilis debut seminal albumnya di tahun 2005 yang lalu yang diberi judul “Straight A Head” dan dirilis oleh label Sinkink records. Sebelumnya mereka juga pernah menorehkan dokumentasi karyanya yang masih berformat single dengan nama “Love So Sweet or Suck” yang masih self released. Kemudian setelah itu barulah mereka join dengan band-band dari Solo lainnya, seperti Batman Stroke, Automatic dan Blues Clues di dalam rilisan milik Biru Production dengan format 4 way split album bertajuk “Fast For Fucking Fun”. Sejak saat-saat inilah nama Nothing Special cukup menjadi langganan di pensi-pensi SMU di kota Solo. Tak cukup dengan hasil tersebut, mereka kembali berkontribusi di berbagai kompilasi diantaranya seperti “Cadas Tanpa Batas” dan “Pang… bib… bib… bib” yang dirilis dibawah atap Dapross records. Di tahun 2006, band yang dihuni oleh Codot [Vokal], Conel [Lead Guitar/Vokal], Risma [Bass] dan Agoes[Drum] ini sudah mengeluarkan album keduanya yang di beri title “My Sweet Revenge” diisi sebanyak 9 track lagu di dalamnya. Dari sini bisa terlihat bahwasannya NS memang memiliki harapan lebih guna untuk tetap eksis dan jauh dari kata stacknan. Mencoba untuk berlawanan dengan kata Nothing Special sendiri dan menepis harapan untuk mati..
NOTHING SPECIAL
Codot : Vocal/Guitar
Conel : Guitar
Risma : Bass
Agoes : Crum
For Booking Contact : 08562817423 ( Rizma Rock )
sumber :
sumber:


BANDOSO
BANDOSO derived from Javanese language, means Keranda Mayat in Indonesian or Bier in English.
Formed in the end of 1999 and hailing from Solo, Indonesia. In 2004 the band has released first album "Kegelapan dalam keabadian" produced by Holyflesh Record.
Now, BANDOSO in complete formation and we are ready to burn every gigs! ...
DISCOGRAPHY:
1. Kegelapan dalam keabadian (2004)
2. Totally Destroy Manahan (Live at Manahan park) DVD (2007)
3. Union Of Eastern Legacy (2007) Recluse Production (Compilation CD)
Contact: mystical_bandoso@yahoo.com
twitter ; @bandoso_troops

sumber : 
www.reverbnation.com/bandoso 


YOUTH DISORDER
sumber foto :http://www.myspace.com/youthdisorderhardcore
Berawal pada pertengahan 1999 yang awalnya “conel” yang sebalumnya bermain di “Big Riot”,dan “Danang” yang sebelumnya bermain di “Spidol ska” memutuskan membuat band Hardcore.mereka mengajak Eko Bfl “Abatoir noises” yang kebetulan kita dulu sering nongkrong2 di studio dolby bersama teman2 big riot,Kita mengajak Fajar kethek untuk mengisi pada gitar.pada awalnya kita memakai nama “Low IQ” dengan membawakan lagu2 dari Warzone.Setelah berjalan bebrapa lama Fajar keluar dari band,dan kemudian di gantikan oleh “codot” yang sebelumnya bermain di “My own circle” dan sejak itu nama Low IQ di ubah menjadi YOUTH DISORDER.

Line up YD 1999-2001 : conel (voxx”), Codot (Guitar), Danang (Bass), Eko bfl (drum).mereka membawakan lagu2 dari “Sick of it all” dan beberapa lagu sendiri.
Youth Disorder juga pernah mengeluarkan demo tape dan sempat di putar di radio2 local di Solo.

Pada tahun 2001 Youth Disorder telah berkontribusi di acara yang di gekar oleh SCHC dengan tajuk “FUCKLENTINE”. Dan beberapa bulan setelah acara itu Youth Disorder sempat vakum cukup lama.
Dan pada akhir 2004 Conel dan Codot kembali mengaktifkan kermbali Youth Disorder dengan mengajak Budi (SPIRIT OF LIFE), Santo (TODAY IS STRUGGLE-Malang) untuk kembali memainkan Oldskull HC di saat menjamurnya band2 Hardcore yang berubah jadi Metalcore…hehehe..:P
Line up YD 2004-2006 : Budi (voxx), Conel (guitar), Santo (Drum). Dan kami sering tampil di gigs2 HC di kota Solo maupun Luar kota, yang salah satunya di acara “Back On Track” yang di Organisir oleh Halang Rintang Records (Yogyakarta).

Sejak saat itu YD mulai aktif kembali, kami juga sempat ikut dalam sebuah kompilasi “CADAS TANPA BATAS” rilisan Dapross Records 2006 dengan band2 seperti : SPIRITOFLIFE,DOWN FOR LIFE,SIKSA KUBUR,AK47,Etc. Dan pada akhir tahun 2006 ada pergeseran line up dengan Masuknya “Cicil” (ex-LIFE FOR ANYTHING ELSE) menggeser posisi Budi pada vocal, dan Budi beralih ke posisi Gitar.

Line Up YD 2006-2007 : Cicilia (voxx), Conel (guitar), Budi (guitar), Codot (Bass), Santo (drum).
Pada pertengahan 2007 lagi-lagi YD mengalami pergantian personil yang dikarenakan Cicilia harus menikah dan kembali ke Kota asalnya. Posisi Cicil di gantikan oleh Leak (seorang Komikus dan Perupa) yang kebetulan dia sangat intertest dengan band2 Oldkull Hardcore juga….
Line Up YD 2007-2008 : Leak (voxx), Conel (guitar), Budi (guitar), Codot (Bass), Santo (drum). Dan pada posisi ini akhirnya YD telah menelorkan Album pertama mereka yang, di Album ini semua lagu2 YD yang pernah di recording kita bikin jadi sebuah Album Biography yang di bawah naungan KIDFIGHTER RECORDS. Dan tepatnya pada hari Sabtu 8 November 2008 YD telah menggelar Lounching Album, yang juga telah mengundang band2 tamu seperti STRAIGHT ANSWER, SCREAMING OUT, HIGAIN PROTEST, dan beberapa band local Solo yang di persembahkan oleh Kidfighter Records. Pada akhir tahun 2008 Santo & Codot mengundurkan diri dari YD buat bekerja di luar kota, dan posisi mreka di gantikan oleh Kamjie (PAYBACK) & Cemre (KINTHIL KIBINK).
Line Up YD 2008- Sekarang : Leak (voxx), Conel (guitar), Budi (guitar), Cemre (Bass), Kamjie (drum).








Tidak ada komentar:

Posting Komentar